pilihan +INDEKS
Seekor Buaya Sepanjang 2,2 Meter Muncul di Permukiman Warga Kemuning Inhil
PEKANBARU - Warga Desa Limau Manis, RT 01, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dikejutkan kemunculan seekor buaya. Bukan di sungai, melainkan di kawasan permukiman.
Diketahui, penampakan reptil buas tersebut berada di lingkungan perumahan pukul 23.00 WIB, Senin (19/1/26) malam. Seorang warga bernama Jul pertama kali melihat kemunculan buaya sontak kaget.
"Kagetlah pertama melihat. Karena inikan di kawasan perumahan," kata Jul.
Khawatir terjadi hal-hal tak diinginkan, Jul pun memberitahukan kehadiran tamu tak diundang tersebut ke warga lainya. Tak lama kemudian, warga pun berinisiatif menangkap buaya tersebut. Usaha penangkapan dilakukan dengan menggunakan tali dan kayu.
Di saat bersamaan, warga juga melaporkan prihal kejadian ini ke petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil. Hampir dua jam berjibaku, pada pukul 01.00 WIB buaya dengan nama latin crocodylus tersebut berhasil dijinakan. Usai berhasil menangkap buaya dengan mengikat badan dan mulut menggunakan tali. Penangkapan buaya di lingkungan perumahan warga di Inhil ini pun kemudian jadi tontonan.
Keesokan harinya, Selasa (20/1/26), tim DPKP Inhil langsung menuju lokasi untuk melakukan penjemputan dan evakuasi buaya. Tim berangkat dari Tembilahan pukul 09.00 WIB dan tiba di lokasi pukul 12.00 WIB. Sebelum dievakuasi, dilakukan pengukuran. Panjang buaya, 2,2 meter. Selanjutnya, buaya dievakuasi ke DPKP Inhil.
Kepala DPKP Inhil Junaidy, Rabu (21/1/26) membenarkan prihal penemuan buaya oleh warga. Saat ini, buaya tersebut ditempatkan di kandang penampungan sementara di DPKPr Inhil, sambil menunggu penanganan lanjutan dari pihak terkait.
"Sekarang ditempatkan di kandang sementara di kawasan DPKP," jelas Junaidy,
Kesempatan ini, Junaidy juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di dekat sungai atau rawa, serta segera melapor kepada petugas apabila kembali melihat kemunculan satwa liar berbahaya di lingkungan permukiman atau pun di sungai yang dapat mengancam keselamatan warga.
Berita Lainnya +INDEKS
Sulap Lahan Gambut Jadi Kebun Melon, Petani Siak Buktikan Gambut Bisa Produktif
Dayun–Hamparan lahan gambut yang selama ini identik dengan kawasan rawan k.
Bupati Kampar Didampingi Wakil Bupati Kampar Pimpin Rapat Evaluasi Penerimaan PAD Triwulan II TA 2026 Dan Serahkan Data Tunggakan PKB
Bangkinang Kota – Bupati Kampar Ahmad Yuzar S.Sos MT didampingi Wakil Bupati Kampar Dr Mish.
Wabup Kampar Buka Pelatihan Tata Kelola Pokdarwis Tahun 2026, Dorong Pengembangan Potensi Wisata di Kab. Kampar
Bangkinang Kota – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., secara resmi membuka.
Tekankan Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah, Bunda PAUD Kampar Sosialisasikan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini di Tanjung Alai
XIII Koto Kampar – Bunda PAUD Kabupaten Kampar, Ibu T. Nurheryani Ahmad Yuzar, menggelar So.
Dukung Program Pemerintah, Polres Kampar Bangun 7 Jembatan Tahap Kedua
KAMPAR – Polres Kampar menggelar kegiatan Focus Group Discussion.
Wabup Misharti Pimpin Apel Satgas Anti Narkoba, Kapolres Boby Putra Hadir
KAMPAR – Wakil Bupati Kampar, Misharti, memimpin langsung Apel K.




.jpeg)


