pilihan +INDEKS
Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Pernikahan Dini pada Pemuda, Wabup Bagus Ajak Pemuda Giat Belajar Sampai Umur 30 Tahun
BENGKALIS - Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso mengajak pemuda untuk giat belajar hingga umur 30 tahun, hal itu bukan tanpa alasan.
Wabup Bagus menjelaskan, saat ini sangat marak fenomena pernikahan dini, untuk menangkal itu para pemuda dapat melakukan kegiatan produktif dengan giat belajar, mencoba berbagai hal positif agar lebih matang dan sukses diusia tua.
"Dengan perubahan dan perkembangan medsos, pacaran generasi 60-an dan 90-an sudah sangat berbeda, tetapi apakah kita harus paksa pemuda-pemuda kita untuk mengikuti alur seperti kita, tak mungkin justru kita kawal dan berikan pendidikan yang sehat. Tahun 2023 terjadi 39 kasus pernikahan dini di Kabupaten Bengkalis, di tahun 2024 bukan menurun justru semakin bertambah sampai bulan Juli tahun 2024 telah terjadi 48 kasus Pernikahan dini. Mari pernikahan dini kita hindari, giat belajar sampai umur 30 tahun," paparnya.
Wabup Bagus menyampaikan itu saat membuka kegiatan Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Pernikahan Dini pada Pemuda, di Aula lantai IV, Kantor Bupati Bengkalis. Selasa, 3 September 2024.
Lebih lanjut, Wabup Bagus menjelaskan, pernikahan dini adalah pernikahan di bawah umur dan banyak kasus terupdate yang paling viral itu adalah di Bojonegoro ada sekitar 218 anak SMP Sekolah dinikahkan massal, alasannya miris sebagian besar karena sudah hamil dulu berikutnya alasannya karena takut zina karena berpacaran dari SD.
"Ini kan luar biasa, anak milenial, anak gen Z ini harus kita arahkan agar tak menyimpang. Mari kita ikuti ketentuan negara, menikah minimal usia di atas 19 tahun. Perlu adanya pendidikan seks, kalau dilakukan edukasi secara benar maka putra-putri kita justru akan memahami saya harus bagaimana bergaul, saya harus bagaimana berpacaran dan saya harus bagaimana berperilaku," paparnya.
Kegiatan yang diselenggarakan Disparbudpora Kabupaten Bengkalis bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ini diikuti 100 orang yang terdiri dari mahasiswa, pelajar SMA sederajat dan pelajar SMP sederajat.
Turut hadir Asisten Deputi Wawasan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Edi Nurinda Susila dan PLH Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau, Helfandi dan Kadisparbudpora Kabupaten Bengkalis Edi Sakura.
Berita Lainnya +INDEKS
Vral Video Ketua MPC PP Pekanbaru, Akankah Kapolda dan Wakapolda Riau Berani Berantas Premanisme di Kota Pekanbaru?
PEKANBARU - Viralnya video di seluruh media sosial dan media online Ketua MPC Pe.
Sanksi Tanpa Ampun, Mendikdasmen Bakal Blacklist Pengawas TKA yang Curang
Pekanbaru - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu&.
Matangkan Penyaluran Bantuan Sapi dari Presiden, Pemprov Riau Sinkronisasi Data Penerima
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau terus mematangkan persiapan penyaluran bantuan sapi da.
Muliardi: Penetapan Zakat Fitrah Harus Jelas dan Tepat Waktu
PEKANBARU – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau resmi menetapkan ketent.
Inilah 5 Tempat Ngabuburit Bersama Keluarga Paling Hits di Kota Pekanbaru
PEKANBARU - Bulan Ramadan selalu menghadirkan tradisi ngabuburit yang dinan.
Muliardi: KUA Garda Terdepan Layanan Keagamaan di Tingkat Kecamatan
PEKANBARU— Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menggelar Rapat Kerja (Raker) Kep.





.jpg)
.jpg)
