pilihan +INDEKS
Kinerja Agung-Markarius : Mewujudkan Kota Modern, Berdaya Saing, dan Perubahan Positif
PEKANBARU – Di bawah kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dan Wakil Wali Kota, Markarius Anwar, wajah ibu kota Provinsi Riau ini terus mengalami perubahan positif. Transformasi menyeluruh tidak hanya terlihat dari kemajuan fisik infrastruktur, tetapi juga terasa nyata melalui peningkatan pelayanan publik, kepedulian sosial yang tinggi, hingga tata kelola pemerintahan yang semakin modern dan efisien.
Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, berbagai capaian signifikan berhasil diraih, membawa Pekanbaru semakin dekat dengan visi menjadi kota yang bersih, sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan. Berikut adalah rincian kemajuan yang telah dicapai:
1. Modernisasi Pelayanan dan Tata Kelola
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berbenah menuju birokrasi yang cepat, transparan, dan bersih.
- Efisiensi Birokrasi: Perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kini dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu jam.
- Aksesibilitas: Hadirnya layanan Mobil AMAN yang membawa administrasi kependudukan langsung menjangkau masyarakat.
- Kesehatan Fiskal: Sukses melunasi utang daerah senilai Rp 467 miliar, sekaligus membuka ruang bagi masuknya investasi baru.
- Ketertiban dan Keamanan: Peluncuran Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 untuk respons cepat dalam situasi darurat.
2. Infrastruktur dan Lingkungan yang Berkelanjutan
Pembangunan fisik dijalankan dengan tetap menjaga kelestarian alam dan kenyamanan hidup.
- Pengendalian Banjir: Penanganan komprehensif di 20 titik rawan, meliputi normalisasi sungai sepanjang 78,2 km serta perbaikan drainase dan DAS seluas 109,5 km.
- Kota Hijau: Penanaman 15 ribu pohon memperkuat komitmen visi Green City.
- Pengelolaan Sampah: Pembentukan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di 83 kelurahan dan gerakan Serbu Sampah, menuju inovasi teknologi Waste to Energy (WTE).
- Fasilitas Umum: Perbaikan jalan lebih dari 42 km, peremajaan 42 halte, pemasangan lampu penerangan jalan, dan penyediaan Wi-Fi gratis di ruang publik.

3. Fokus pada Kesejahteraan Sosial dan Pendidikan
Pemerintah hadir memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam pembangunan.
- Pendidikan yang Inklusif: Program Zero Putus Sekolah berhasil menjaring 1.778 anak dan mengembalikan 757 anak ke bangku sekolah. Pemberian beasiswa hingga jenjang S3, termasuk bagi penghafal Al-Qur'an.
- Generasi Emas: Terwujudnya target 1 PAUD 1 Kelurahan yang terintegrasi dengan Posyandu sebagai strategi menekan angka stunting.
- Layanan Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan gratis dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa serta kelompok rentan (ibu hamil, menyusui, dan balita).
- Solidaritas Kemanusiaan: Penyaluran bantuan total senilai Rp 4,5 miliar untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
4. Penguatan Ekonomi dan Pelestarian Budaya
Upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus menghidupkan kembali kearifan lokal.
- Ekonomi Rakyat: Operasi Bazaar Pangan Murah di 50 lokasi, penurunan tarif parkir, dan program Rp 100 Juta per RW untuk pemberdayaan masyarakat.
- Seni, Budaya, dan Olahraga: Sukses menyelenggarakan MTQ tingkat kota dan meraih Juara 2 tingkat provinsi. Digelar Festival Kreatif Budaya Melayu serta peresmian Stadion Mini Gelora Hang Tuah untuk mendukung gaya hidup sehat.
5. Akselerasi Program Strategis Nasional
Pekanbaru menjadi garda terdepan dalam merealisasikan program pemerintah pusat:
- Makan Bergizi Gratis: 27 dapur umum beroperasi melayani 3.000-3.500 porsi per hari.
- Ekonomi Kerakyatan: Pembentukan 83 Koperasi Merah Putih berbadan hukum di setiap kelurahan.
- Perumahan dan Utilitas: Pembangunan 42 unit rumah layak huni dan perluasan jaringan Gas Kota hingga 20 ribu sambungan rumah.
- Digitalisasi Pendidikan: Penyediaan fasilitas modern seperti smartboard di sekolah-sekolah negeri.

Berkat konsistensi dan keberhasilan dalam menekan angka kemiskinan serta prevalensi stunting, Agung Nugroho menerima Penghargaan Peringkat Dua Nasional pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa arah kebijakan yang diambil telah tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melihat capaian yang telah diraih, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan rasa bangga dan syukur. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat mampu mengubah janji menjadi kenyataan.
"Transformasi ini bukan sekadar perubahan fisik, melainkan perubahan pola pikir menuju pelayanan yang lebih cepat, bersih, dan berpihak kepada rakyat," ujar Agung.
Lebih lanjut, Agung menegaskan bahwa perjalanan ini belum berakhir. Seluruh capaian yang ada harus menjadi batu loncatan untuk melangkah lebih jauh.
"Kita harus terus tancap gas, bekerja lebih keras, dan berinovasi lebih kreatif. Pembangunan Pekanbaru harus terus bergerak maju menuju kota yang bersih, sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan," tegasnya.
Hingga akhir tulisan ini dibuat, Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk terus menjaga momentum pembangunan. Pemerintah hadir bukan untuk berjarak, melainkan untuk melayani dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat demi mewujudkan Pekanbaru yang lebih gemilang di masa depan.(ADV)
Berita Lainnya +INDEKS
Nikah Massal Gratis Pemko Pekanbaru Sudah Didaftar 43 Calon Pasutri
PEKANBARU - Program Nikah Massal Gratis Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, per t.
Hujan Tak Surutkan Semangat, MTQ Ke-57 Pekanbaru Berlangsung Meriah
PEKANBARU - Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 tingkat Kota Pe.
Pekan Panutan Pajak Berlangsung Sukses, Bapenda Pekanbaru Distribusikan SPPT PBB Tahun 2023
PEKANBARU, REPORTASEAKTUAL.COM - Pemerintah kota Pekanbaru melalui Badan Pe.
Apa itu Asiap? Aplikasi Baru Bapenda yang dilauncing langsung Walikota Muflihun…
PEKANBARU, Reportaseaktual.com - Pemerintah kota Pekanbaru melalui Bad.







